Dear Kompasianers, beberapa hari ini saya mengalami sedikit gangguan pada saat tidur malam. Jika pada kondisi normal, beberapa menit berbaring saja sudah dapat langsung tertidur. Memang ada beberapa tugas menumpuk yang telah menjadi deadline saya pada minggu ini, jadi saya rasa wajar gangguan tidur ini terjadi terkait aspek psikologis terkejar deadline.
Sadar bahwa hal ini dapat mengganggu aktivitas, maka saya langsung berpikir untuk mengatasinya. Nah, tiba-tiba saja saya tergerak untuk berwudhu lalu bergegas mencoba tidur kembali. Ternyata, cara ini cukup manjur untuk dapat mengusir gangguan tidur saya. Alhasil, saya dapat tertidur lelap pada malam itu.
***
Terlepas dari kepentingan agama, ternyata berwudhu memang memiliki khasiat yang dapat dibuktikan dengan ilmu (science). Prof. Leopold Werner, seorang psikiater & neurology berkebangsaan Austria mengemukakan sebuah pendapat bahwa berwudhu dapat menjaga kesehatan & keselarasan pusat saraf (Al Selangori, 2012).
Pendapat ini diperkuat dengan adanya fakta bahwa pusat saraf yang paling peka berada di sebelah dahi, tangan, dan kaki. Sementara, ketika umat islam berwudhu, daerah tubuh tersebut adalah daerah yang dibasuh (baca : dialirkan air).
source : ibtimes.com
Menurut Prof. Iskandar Japardi, guru besar fakultas kedokteran Univ. Sumatera Utara dalam makalahnya ia menuturkan bahwa gangguan tidur merupakan suatu hal yang sangat sering dikeluhkan oleh pasien. Lebih lanjut, gangguan tidur terjadi pada semua lapisan masyarakat, baik tua maupun muda, kaya maupun miskin.
Bila gangguan ini terjadi berkepanjangan akan menyebabkan prestasi kerja menurun dan perilaku mudah tersinggung. Pada makalah tersebut dijelaskan bahwa sebenarnya manusia mempunyai siklus/irama kehidupan (termasuk tidur) yang sinkronisasinya sangat erat kaitannya dengan pusat saraf. Oleh karena itu, menjadi cukup relevan jika timbul sebuah pemikiran berwudhu dapat menjadi alternatif solusi anda ketika mengalami gangguan tidur.
***
“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari dan Muslim).
Nah, ada sebuah hadits bagi umat muslim mengenai anjuran berwudhu sebelum tidur. Dengan berwudhu, umat muslim yakin akan terjaganya kesucian mereka. Bahkan mereka yang tertidur dalam keadaan berwudhu (baca: suci) akan tetap diikuti oleh malaikat (HR. Ibnu Hibban). Well, ini merupakan sedikit hal yang saya ketahui tentang kaitan wudhu dengan tidur dari sudut pandang islam.
Baiklah readers sekalian, saya cukupkan dahulu tulisan saya pada pagi hari ini, terima kasih sudah berkenan untuk membaca, semoga bisa bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar